Makanan Untuk Penderita Hipotensi

Gejala tekanan darah rendah atau dikenal dengan hipotensi, memang bisa mengganggu. Penderitanya sering merasa pusing, pingsan, kelelahan, mual, sesak napas, penglihatan kabur, jantung berdebar dan kulit tangan yang dingin.

Sebenarnya, menurut penelitian yang banyak dilakukan, orang dengan tekanan darah yang rendah memiliki keuntungan yang lebih daripada mereka yang mempunyai tekanan darah yang lebih tinggi. Namun, tetap saja gejala darah rendah yang sering muncul dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari. Maka, makanan untuk darah rendah merupakan salah satu alternatif untuk menaikkan tekanan darah Anda.

Mayo Clinic mencatat, penderita tekanan darah rendah biasanya konsisten memiliki tensi sekitar 90/60 mm Hg atau lebih rendah dari tensi normal 120/80 mm Hg. Hal ini membuat penderitanya rentan terkena penyakit otak, ginjal, dan hati.

Penyebabnya, sejauh ini penderita Hipotensi disebabkan oleh dehidrasi, terlalu lama tidur, kekurangan gizi, penurunan volume darah, gangguan jantung, kehamilan, gangguan endokrin, dan kondisi neurologis. Obat-obat tertentu juga sedikit mempengaruhi sepertidiuretik, antidepresan, dan sebagainya.

Nah, ketika berhadapan dengan tekanan darah rendah, dokter biasanya menyarankan untuk meningkatkan konsumsi garam, asupan cairan, mengurangi minuman beralkohol dan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti roti, nasi, pasta, dan kentang. 

Selain itu, menurut Wakil Dierktur Unit kardiologi di India, Dr Sanjeev Chaudhary ada juga beberapa makanan yang bisa  dianjurkan untuk penderita hipotensi, seperti dikutip the Healthsite, Senin (21/4/2015) berikut ini:

Makanan yang dianjurkan untuk darah rendah

1. Kismis
Kismis dianggap sebagai obat alami yang sangat baik untuk mengobati hipotensi karena membantu meningkatkan fungsi kelenjar adrenal.

Rendam sekitar 30 - 40 kismis dalam secangkir air semalaman dan konsumsi makanan ini di pagi hari pada waktu perut kosong.

2. Susu almond
Seperti kismis, almond bisa meningkatkan fungsi kelenjar adrenal untuk mempelancar aliran darah penderita hipotensi. 

Rendam 4-5 almond dalam air semalaman, lepaskan kulit dan blender. Konsumsi susu almond setiap pagi selama beberapa minggu untuk mengobati tekanan darah rendah Anda.

3. Jus wortel
Inilah hebatnya wortel, selain kaya vitamin A, sayuran ini bisa meningkatkan sirkulasi darah dan mengatur tekanan darah hingga stabil.

Konsumsi jus wortel ditambah dua sendok makan madu saat perut kosong dua kali sehari (pagi dan sore) untuk hasil yang lebih baik.

4. Garam
Kebalikan dari penderita hipertensi yang harus mengurangi garam, Hipotensi justru membutuhkan natrium untuk membantu meningkatkan tekanan darah. Namun ingat, konsumsi garam tetap harus sesuai yang disarankan.

5. Lemon
Lemon sangat efektif untuk mengobati tekanan darah rendah. Antioksidan yang ada di dalamnya bisa berguna untuk mengatur sirkulasi dan menjaga tekanan darah. Jika Anda merasa kelelahan, minum segelas air perasan lemon dicampur dengan sedikit gula atau garam untuk mengontrol tekanan darah Anda.

6. Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa yang dapat membantu menstabilkan tekanan darah. Konsumsi bawang putih (2 siung) 1 jam sebelum tidur atau tambahkan pada makanan Anda.

7. Kopi
Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, cola, cokelat panas bisa meningkatkan tingkat tekanan darah. penyebabnya belum diketahui secara pasti tapi diduga kafein bisa merangsang pelepasan hormon adrenalin.

8. Air
Minum air putih dalam jumlah yang cukup sangatlah penting peranannya dalam menaikkan tekanan darah. Pasalnya, jumlah cairan dalam tubuh berhubungan langsung dan sangat mempengaruhi kinerja jantung dan tekanan darah. Kekurangan cairan dapat menyebabkan penuruna tekanan darah bahkan pada orang yang darah tinggi sekalipun. Maka, menjaga konsumsi air sebanyak 8-10 gelas 250 ml sehari sangatlah penting untuk penderita tekanan darah rendah.

9. Serat
Makanan yang mengandung serat dapat menjadi makanan untuk darah rendah yang efektif. Pasalnya, mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat yang sangat tinggi dapat menurunkan tekanan darah. Serat merupakan salah satu komponen makanan yang mengandung karbohidrat dalam kadar rendah, sehingga tidak akan menurunkan tekanan darah secara drastis setelah makan. Selain itu, serat juga memiliki efek yang baik untuk kadar kolesterol Anda. Anda dapat menjadikan buah dan sayuran sebagai sumber serat dan makanan untuk darah rendah Anda.

10. Daging
Meski daging berlemak seperti daging sapi dan kambing dapat meningkatkan tekanan darah, namun makanan tersebut tidak disarankan untuk mengobati tekanan darah rendah. Pasalnya, selain menaikkan tekanan darah, makanan tersebut juga mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk pembuluh darah dan kadar kolesterol Anda. Pilihlah daging putih seperti daging ayam tanpa lemak maupun daging ikan. Konsumsi daging yang sehat dapat membantu Anda mencapai angka tekanan darah yang optimal.

11. Makanan Kaleng
Bagi penderita darah tinggi, makanan kaleng yang mebgandung pengawet merupakan pantangan yang tidak boleh dilanggar. Namun bagi penderita tekanan darah rendah, ternyata makanan kaleng dapat menjadi makanan untuk darah rendah. Tapi ingat untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan kaleng karena kandungan kimia lainnya yang kurang baik. Jadikan makanan kaleng santapan sesekali untuk menjaga tekanan darah Anda tetap optimal.

12. Makan dengan Porsi Kecil Namun Sering
Tekanan darah akan turun sehabis Anda makan karbohidrat terutama dalam jumlah yang banyak. Biasanya penderita akan merasa pusing dan gelap setelah menghabiskan menu makanan beratnya. Untuk mengatasi ini, ubahlah gaya hidup Anda dengan makan makanan dalam porsi atau jumlah yang kecil namun sering. Ini akan menjaga tekanan darah Anda tetap stabil dan tidak turun drastis sehabis makan.

Komentar

Entri Populer