Kenali Penyebab Nyeri Haid Yang Berlebihan

Bagi kaum hawa, permasalahan nyeri saat haid tidak dapat terhindarkan. Rasa nyeri ini terus menerus dapat dirasakan setiap bulan. Rasa nyeri ini pada umumnya terasa pada saat hari pertama haid atau saat hendak mengalami haid. Tentu rasa sakit pada bagian perut ini akan sedikit menyusahkan Anda dalam melakukan aktifitas sehari-hari.

Penyebab Nyeri Haid
Nyeri Haid
Nyeri saat haid yang dalam istilah medisnya yaitu Dysmenorrhea, yaitu suatu keadaan dimana rasa nyeri saat haid yang terjadi pada daerah perut yang dapat menggangu rutinitas Anda. Dismenore memiliki berbagai rasa sakit yang berbeda-beda pada setiap wanita dan biasanya akan berkurang seiring berakhirnya masa haid.

Kolonel Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), yang merupakan seorang dokter spesialis mengatakan menstruasi biasa hanya terjadi jika nyeri dan pegal pada pinggul tidak berlebihan. Namun, jika rasa nyeri itu berlebihan, ada kemungkinan terdapat penyakit dalam tubuh Anda.

Proses pelepasan dinsing rahim yang menebal inilah yang menyebabkan rasa nyeri tersebut, namun masih dikatakan dengan sakit ringan. Dijelaskan juga, rasa sakit memiliki empat tingkat.
  1. Tingkat satu: Sakit ringan yang tidak menyebabkan apapun
  2. Tingkat dua: Sakit yang memerlukan obar agar sembuh
  3. Tingkat tiga: Sakit yang memerlukan obat dan butuh istirahat dalam beberapa hari
  4. Tingkat empat: Sakit yang harus dirawat di rumah sakit


Penyakit saat Haid yang menyebabkan nyeri berlebihan

Jika wanita haid mengalami rasa sakit sampai tingkat tiga, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis karena ada kemungkinan adanya gangguan penyakit dalam tubuh Anda. Beberapa penyakit tersebut yaitu:

Endometriosis
Inilah penyakit yang sering terjadi pada wanita yang mengalami nyeri hebat saat haid. Hal ini terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti ovarium atau tuba falopi. Sel inilah menyebabkan rasa sakit yang berlebihan ketika meluruh. Penyakit ini dapat mempengaruhi kesuburan seorang wanita dan dapat menyebabkan susah punya anak. Untuk itu, harus dilakukan penanganan serius dari para ahli medis.

Radang panggul
Selanjutnya yaitu radang panggul, yaitu infeksi yang bisa mengakibatkan inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi.

Adenomiosis
Jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim sehingga menimbulkan nyeri saat haid.

Fibroid
Tumor yang tidak bersifat kanker di dalam rahim.

Intrauterine device (IUD)
Kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim ini terkadang dapat menyebabkan nyeri haid, terutama di masa awal pemasangan.

Stenosis leher rahim
Pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil sehingga membatasi aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada rahim yang mengakibatkan nyeri.

Dismenore sekunder umumnya juga disertai gejala lain seperti menstruasi yang tidak teratur, keputihan yang kental dan berbau tidak sedap, pendarahan di antara masa menstruasi, serta nyeri saat melakukan hubungan seksual.

Tidak hanya itu, nyeri haid akan terasa lebih hebat  jika Anda termasuk dalam ciri-ciri berikut:

  • Volume haid lebih banyak
  • Mengalami datang bulan pertama sebelum usia 11 tahun
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Belum pernah hamil
  • Mengonsumsi alkohol atau merokok
Itulah beberapa penyebab haid yang berlebihan pada hari pertama. Baca juga cara mengurangi nyeri haid. Semoga tulisan ini bermanfaat, terimakasih.

Komentar

Entri Populer